Mengulas Kejadian Ledakan di Beirut Lebanon

Indonesia dan Negara Lainnya mungkin di tahun 2020 ini telah mendapatkan kabar terjadinya ledakan di Beirut Lebanon. Terlebih lagi kabar menggemparkan ini di susul oleh kelengkapan atas potongan video yang sudah tersebar luas mengenai, ledakan dahsyat yang sudah membuat kejadian ini menjadi pusat dari perhatian dunia. Dan ledakan ini memang terjadi sudah dari Tanggal 4 Bulan 8 Tahun 2020 petang hari, dengan video yang memperlihatkan betapa dahsyatnya kerusakan atas ledakan yang telah ditimbulkan di sana. 

Ledakan di Beirut, London memang sudah memakan banyak sekali Korban. Kabar terbaru yang sudah dikutip dari AFP dan bersumber dari id.berita.yahoo.com ini menyampaikan sudah bahwa sudah ada 73 Korban meninggal dunia dan korban luka-luka mencapai 3.700 orang.  Banyak sudah dari korban ini berjatuhan dan sudah menjadi bukti akan ledakan tersebut yang benar-benar begitu dahsyatnya. 

Selain melakukan proses evakuasi yang terus saja dilakukan, maka pihak berwajib terus saja mempelajari adanya penyebab atas ledakan dahsyat yang sudah terjadi di s1288. Sampai beberapa waktu, penyebab atas ledakan ini masih terus saja dipelajari berdasarkan atas kronologi kejadian dari Informasi warga lokal serta sedang melakukan Investigasi lokasi gudang dari penyimpanan yang terletaknya memang di Pelabuhan Beirut – Kota Lebanon. 

Mendalami Kronologi Terjadinya Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon

Ledakan ini benar-benar sedang menjadi pusat perhatian di pertengahan tahun 2020 kemarin ini, dimana peristiwa yang mengakibatkan korban luka-luka hingga ratusan ribu orang ini benar-benar memporak porandakan semua yang ada di pelabuhan tersebut. Bagaimana sebenarnya ledakan ini bisa terjadi ? …. 

Kronologi 1 : dimana kebakaran ini memang telah terjadi sejak Selasa Petang. Kabar dari berita kantor National News Agency sudah melaporkan adanya kebakaran yang terjadi di Gedung Penyimpanan tepat pukul 7 malam. Dimana diawali dari gedung penyimpanan Beirut di Pelabuhan mengalami kebakaran sampai memicu adanya ledakan besar.. 

Kronologi 2 : didasari atas informasi yang beredar luas, jika awal kebakaran ini adalah dari gedung penyimpanan di pelabuhan Beirut Lebanon. Dimana asap sudah mulai membumbung tinggi dan membuat sebagian orang merekam kejadian tersebut. 

Kronologi 3 : kejadian kebakaran menimbulkan asap yang menyebar luas ke jalanan, dan asap ini mulai membuat banyak orang merasa sangat panik sekali. Banyak sudah orang-orang yang berlarian dan kepulan asap sudah semakin menyebar dengan luas dan juga cepat. 

Kronologi 4 : ledakan terjadi jauh lebih besar. Dimana kejadiannya memang terjadi tak lama berselang dari asap yang mulai mengepul dan ledakan sudah mulai terjadi. Seketika saat itu juga banyak sudah bangunan runtuh dan asap yang semakin pekat sekali menyebar luas begitu saja di sekitar tempat kejadian berlangsung. 

Penyebab Atas Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon 

Ledakan besar yang ada di sana masih terus saja dipelajari dan juga dilakukan banyak sekali Investigasi dari penyebabnya. Kepala Keamanan Umum yang berjaga di Lebanon bernama “ Abbas Ibrahim “ juga sudah mulai mengungkap adanya pemicu atas ledakan yang mampu menewaskan 73 orang dengan melukai hingga 3.700 warga disana. Didasari atas hasil investigasi, ledakan dahsyat ini memang berasal dari 2.700 Ton Amonium Nitrat. 

Berdasarkan dari Informasi Aljazeera, bahan kimia ini disimpan di pelabuhan Beirut sebelum akhirnya bisa benar-benar dikirim ke negara Afrika. Disini posisi dari Ibrahim juga telah melaporkan adanya hasil Investigasi kepada Dewan Pertahanan Tinggi di Lebanon yang sudah berisikan atas Presiden dan Semua Lemabaga  Keamanan Utama Negara. Yakni otoritas Lebanon juga sudah berjanji secara langsung akan memberi hukuman jauh paling berat ke pihak yang sudah bertanggung jawab pastinya. 

Ledakan di Lebanon Setara dengan Gempa Magnitudo 3,3 SR

Dikutip dari berita CNN oleh situs id.berita.yahoo.com, data yang dikumpulkan dari adanya Survei Geologi di negara Amerika Serikat menyebutkan bahwa Gelombang Seismik atas ledakan ini sudah setara dengan gempa yang berkekuatan Magnitudo 3,3 SR. 

Walau dianggap setara, namun tetap saja ledakan ini hanya menjadi jenis dari Guncangan permukaan yang hasilnya tidak sebesar Magnitudo 3,3 SR di saat Gempa Bumi ini terjadi. Seorang Ahli Geofisika bernama Don Blakeman sudah berpusat pada Informasi Gempa Bumi Nasional yang bisa mengatakan sebagian besar energi dari ledakan ini masuk ke udara dan juga ke bangunan. 

Ledakan di Lebanon bisa Memicu Gas Beracun 

Ledakan yang memang berada di Beirut Lebanon telah dilaporkan benar-benar bisa memicu Gas yang Beracun. Hal ini memang sudah diketahui dari Kedutaan Besar di Amerika Serikat yang benar-benar mendesak mereka yang tengah berada di area ledakan untuk bisa tetap tinggal di dalam ruangan dan juga diharapkan semuanya bisa memakai masker. Dan dari pihak kedutaan dengan sigap ini mampu mengeluarkan Security Alert atau pada Peringatan Keamanan yang terkait atas ledakan Beirut di Lebanon. 

Ada juga laporan bahwa Gas Beracun yang memang lepas akibat dari ledakan tersebut. Sehingga, dari sini semua daerah itu harus tinggal di dalam ruangan dan benar-benar memakai masker jika ada. Hal ini memang sudah diberitahukan oleh kedutaan untuk memperingatkan seperti halnya yang sudah dikutip oleh CNN. 

Ledakan terjadi Hingga Jarak 200 KM 

Ledakan yang memang terjadi di Beirut Lebanon terjadi begitu amat dahsyat dikarenakan, memang berasal dari 2.700 Ton Amonium Nitrat yang memang ada di gedung penyimpanan. Dikutip langsung dari Sky News pada situs id.berita.yahoo.com ini, rekaman yang diposting di media Sosial telah menunjukkan adanya sebuah bangunan bertingkat tinggi seketika meledak, dengan mengirimkan gelombang kejut luas di seluruh kota. Dari ledakan ini, terdengar sudah dan juga terasa sampai kawasan Siprus. Adapun jarak diantara Beirut dengan Siprus ini jauh lebih dari 200 KM atau 180 Mil jauhnya. Dan dari jarak ini sudah membuktikan langsung betapa dahsyatnya ledakan di Beirut itu. 

Korban Luka 1 Diantaranya Merupakan WNI 

Ternyata ledakan di Beirut London memiliki dampak bagi Warga Negara Indonesia yang tinggal disana. Dimana sudah di konfirmasi langsung dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri yang bernama Teuku Faizasyah bahwasannya ada 1 WNI Luka-Luka dengan inisialnya sendiri yakni NNE. memang ini semua sudah dikabari oleh Staf KBRI yang sudah berkomunikasi langsung melalui Video Call dengan yang bersangkutan disana. Disini Teuku Faizasyah memastikan langsung kondisi WNI sudah terluka dalam kondisi sehat dan juga telah mendapatkan adanya perawatan medis cukup mendalam. 

Selain itu, untuk Hubungan Negara Indonesia dengan Lebanon juga terhitung sangat baik. Dama saat terjadinya ledakan, Indonesia sendiri dengan tanggap untuk menunjukkan adanya rasa empati yang besar. Disini posisi dari Presiden Joko Widodo juga sesegera mungkin mengirimkan pasukan TNI untuk membantu Korban ledakan yang berada di Lebanon. Hal ini memang dimungkinkan sekali, sebab negara Indonesia sendiri dengan rutin telah mengirimkan Kontingen Garuda untuk misi dari perdamaian di Lebanon. 

Sedangkan untuk dunia Ekonomi, Lebanon menjadi kawasan mitra dagang yang cukup strategis bagi negara Indonesia. Untuk investasi di bidang Perhotelan juga bisa berjalan dengan cukup baik. Dan hubungan dari kedua negara memang sudah sejak lama tidak memiliki adanya permasalahan yang berarti. Sehingga dari adanya Ledakan, Hubungan Indonesia Lebanon bisa diprediksi tidak akan mungkin terganggu bahkan bisa jauh semakin erat adanya.