Demokrasi : Apakah Pemerintah Sudah Ideal ?


Tidak semua negara melakukan pemerintahan dengan cara demokrasi, ada yang menerapkan sistem : Monarki, Tirani, Aristokrasi, Oligarki, Timokrasi, Oklokrasi, hingga Putokrasi bisa dijalani oleh sebuah negara. Nah untuk Indonesia sendiri masuknya sudah negara Demokrasi, namun banyak yang mengartikannya dengan ( Demokrasi : Banyak yang demo tapi dikerasi )… Jika sudah begini sudut pandanganya, apakah masih bisa menganggap tindakan dari suatu pemerintah sudah begitu ideal bagi negara dan warganya ?… Lupakan hal tersebut, kami berikan sudut pandang baru dari situs resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI bahwasannya Indonesia disebut sebagai negara demokrasi karena memang telah memakai sudut pandang normatif dan empirik. Namun sebelum masuk ke dalam hal tersebut, di bawah ini kami berikan beberapa negara yang sepertinya pemerintahan disana sudah sangat amat ideal sekali bagi warganya. Berikut langsung saja Anda lihat beberapa sistem pemerintah terbaik di dunia yang patut diacungi jempol !

Sistem Pemerintahan Terbaik di Dunia

Umumnya setiap sistem pemerintahan selalu terdiri atas beberapa aturan dasar mengenai adanya penggunaan langsung terhadap pola kepemimpinan, pola pengambilan keputusan dan kebijaksanaa, dan berbagai macam pola lainnya juga senantiasa dilakukan nantinya. Nah di dunia ini memiliki banyak sekali negara yang mana menganut sistem beragam seperti apa yang telah kami beritahukan sebelumnya. Berikut ini kami berikan beberapa negara yang menganut sistem pemerintahan terbaik dibanding dengan negara lainnya. Dimulai dari :

Sistem Pemerintahan Denmark

letak dari negara Denmark ada di Skandinavia, tepat Utara Eropa. Dimana negara tersebut sudah masuk ke dalam salah satu negara terbaik dengan sistem pemerintahannya. Hal ini sudah terbukti langsung atas indeks kemajuan sosialnya di tahun 2017 sempat mendapat skor hampir sempurna dalam pangsa kebutuhan manusia dasar. Selain itu, ada fakta lain yang menyebutkan bahwa negara Denmark sudah disebut sebagai negara paling bahagia, yang diisi oleh sistem perpolitikan atas pemerintahan yang mana mendekati kata sempurna. Nah sistem pemerintahannya bukanlah demokrasi, melainkan Monarki Konstitusional dan Parlementer. Dengan 2 hal itulah, yang mana sampai detik ini bisa membuat negara Denmark semakin kuat lagi di dalam pengelolaan hingga pemeliharaan dari negaranya. Kami sangat salut dengan negaranya, karena angka korupsi disana sangatlah minim ! Jadi pantas saja jika negara Denmark pas menyandang predikat sebagai negara dengan sistem pemerintahan terbaik atau idealis sekali.

Sistem Pemerintahan Selandia Baru

Selanjutnya adalah Selandia Baru, yang mana memiliki letak dibagian barat daya Samudera Pasifik. Negaranya sendiri sama seperti Indonesia, yakni Kepulauan. Dimana sudah menganut sistem pemerintahan Monarki Konstitusional saja. Tak tanggung-tanggung, negara ini juga berhasil mencetak hol terbanyak dalam stabilitas politik secara menyeluruh di negara Selandia Baru. Jadi sudah sewajarnya saja jika Selandia Baru memakai predikat resmi sebagai negara yang diisi oleh sistem pemerintahan akan dunia politik terbaik di dunia. Selain itu, untuk tingkat kekerasan sampai dengan terorisme di negara sana sangatlah minim, dan indeks korupsinya pun tidaklah tinggi ( masih masuk kategori rendah ). Maka dari itu, mereka disebutnya sebagai negara bebas KORUPSI ! Nah yang membuat salutnya lagi, Selandia Baru juga sudah menjadi negara pertama yang berhasil memberikan hak memiliki kepada para wanita.

Sistem Pemerintahan Kanada

Negara Kanada ini sudah menempati setengah bagian dari arah Utara Amerika. Kanada sendiri memakai sistem demokrasi federal yang mana akan langsung menyatukan sejumlah komunitas politik berbeda-beda di bawah pemerintahan bersama. Hal ini agar kira bisa mencapai tujuan bersama dan untuk sistem pemerintahan daerahnya sendiri terpisah, terutama sekali dalam menangani keperluan tertentu secara masing-masing. Bentuk langsung dari pemerintahan ini bisa mempertimbangkan adanya realitas geografis Kanada, melihat keanekaragaman masyarakat budanya, sampai dengan warisan langsung atas dwi hukum dan dwi bahasa juga menjadi bahan pertimbangannya. Untuk stabilitas politik di negaranya sendiri memiliki skot yang tinggi, hal ini terbukti dari minimnya kekerasan maupun terorisme sampai dengan kemampuan negara Kanada di dalam memenuhi banyak kebutuhan gizi dan medis untuk seluruh warganya. Maka dari itu, sudah sewajarnya jika Kanada telah menyandang sebagai salah satu negara dengan sistem perpolitikan dan pemerintahan terbaik di dunia.

Sistem Pemerintahan Jepang

Negara kepulauan yang satu ini memiliki letak langsung dibagian wilayah paling timur di Benua Asia. Jepang sendiri menganut sistem pemerintahan Monarki Konstitusional dan negaranya sendiri memiliki tingkat tertinggi oleh Bank Dunia bagi seluruh aktifitas di dalam pemerintahannya, stabilitas politiknya dan supremasi pada hukumnya. selain daripada itu, kawasan Asia yang diduduki oleh Jepang telah menempati adanya peringkat tertinggi untuk masalah air dan sanitasi, akses langsung ke pengetahuan dasar, nutrisi warganya, sampai dengan perawatan medis juga selalu diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Tak hanya itu, masalah korupsi di negara tersebut sangat rendah – memiliki layanan pendidikan amat baik danlayanan kesehatannya sudah sangat universal. Jadi sudah sepantasnya Jepang masuk ke dalam jajaran negara dengan sistem pemerintahan politik terbaik di dunia.

Sistem Pemerintahan Botswana

Mungkin ada yang baru dengar nama negara ini ? … Letak dari negaranya sendiri ada di bagian wilayan selatan Afrika. Untuk sistem pemerintahannya menganut Demokrasi Presidensial. Di Afrika – Botswana sudah menjadi negara terbaik dalam pengelolaan sistem pemerintahannya. Selain itu, Botswana sendiri sudah bisa mendapatkan peringkat tertinggi dalam indeks hukum serta bank dunia. Negaranya sendiri juga sudah memiliki adanya tingkat korupsi amat rendah dan membuat negara tersebut amat pantas dikenal sebagai negara terbaik dalam penyedia sistem pemerintahan di dunia.

Sistem Pemerintahan Chili

Terakhir yang bisa kami berikan adalah negara Chili, dimana letaknya sudah ada di bagian Benua Amerika. Negaranya sendiri telah menganut sistem pemerintahan republik presidensial. Nah Chili sudah memiliki peringkat tertinggi di dalam melakukan pengendalian adanya korupsi, sehingga mampu mendeteksi angka korupsi di negara tersebut amatlah rendah. Selain daripada itu, negara ini juga sudah masuk ke dalam negara yang mana menganut sistem politik stabil di wilayah Amerika Selatan. Masalah infrastrukturnya, sudah pasti dibarengi oleh penggunaan dari kualitasnya yang cukup tinggo dan mengenai akses listrik serta air, bisa dipastikan sangat menyuluruh tersalurkannya. Jadi sudah sewajarnya jika Chili dianggap sebagai sebuah negara yang diisi oleh pemakaian sistem pemerintahan maupun politik terbaik di dunia.

Bagaimana dengan Indonesia ?

Sudah pasti menganut sistem Demokrasi. Seperti apa yang sudah kami beritahukan sebelumnya, kali ini kami kutip langsung dari situs resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Untuk bisa membuktikan apakah Indonesia ini adalah negara demokrasi, maka diambil sudah pada pemakaian sudut pandang normatif dan empirik. Adakah perbedaan diantara keduanya ? … jelas Ada, sekiranya inilah perbedaannya :

>> NORMATIF <<

  • Untuk bukti yang satu ini sudah ada pada dasar konstitusi yang melekat di Indonesia, yakni UUD Negara Republik Indonesia 1945. Hal ini bisa dilihat dari :
  • UUD 1945 pasal 1 ayat 2 sebelum amandemen dengan bunyi kurang lebih – Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilakukannya oleh MPR.
  • UUD 1945 pasal 1 ayat 2 setelah amandemen dengan bunyi kurang lebih – Kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakannya sesuai UUD.
  • Pada konstitusi RI Serikat, semuanya sudah dijelaskan dalam pasal 1 ayat 1 dan pasal 1 ayat.
  • Dalam UUD Serikat 1950 sudah dijelaskan pada pasal 1 ayat 1 dan pasal 1 ayat 2.
  • Selain itu, masih dibantu juga menggunakan indikator-indikator yang mana telah dirumuskan langsung oleh Affan Gaffar, perihal : Akuntabilitas, Rotasi Kekuasaan, Rekrutmen Politik yan Terbuka, Pemilihan Umum, dan Pemenuhan Hak Hak Dasar juag sudah dijadikan patokannya.

>> EMPIRIS <<

Normatif sudah, maka masuk kepada bukti Empiris. Dimana bukti ini di Indonesia mengatakan bahwa negara demokrasi bisa langsung dilihat melalui alur sejarah politik Indonesia yang mana dimulai dari :

  1. Pemerintahan di masa revolusi kemerdekaan sejak tahun 1945 sampai 1949
  1. Pemerintahan parlementer dari tahun 1949 sampai dengan 1959
  1. Pemerintahan demokrasi terpimpin yang dimulai sejak 1959 sampai 1965
  1. Pemerintahan Orde Baru sudah ada sejak tahun 1965 sampai dengan 1998
  1. Pemerintahan Orde Reformasi yang dimulai sejak tahun 1998 sampai dengan saat ini.

Nah pelaksanaan dari demokrasi di Indonesia sudah benar-benar terjadi pada masa-masa tersebut, dan telah mengalami perkembangan yang fluktuatif sekali,